Belawan | suaraburuhnasional.com - Aksi memberangus perjudian yang kini telah menjamur dan merusak akhlak generasi muda terus berlanjut. Kin...
Belawan | suaraburuhnasional.com - Aksi memberangus perjudian yang kini telah menjamur dan merusak akhlak generasi muda terus berlanjut. Kini, giliran di Linkungan XIX, Kel. Belawan Bahagia, Kec. Medan Belawan jadi sasaran, sebanyak 8 unit mesin judi Dingdong dibakar, pemain yang tengah bermain judi melompat ke laut, Minggu (14/6/2021) sekira pukul 14.30 Wib.
Meski beberapa waktu lalu tokoh agama, tokoh masyarakat dan juga warga yang bermukim di Pajak Baru, Belawan Bahagia mensweeping lapak lapak judi dan membakar 4 unit mesin judi Dingdong, namun praktik perjudian masih tetap ada.
Mengetahui aktifitas judi masih terjadi, elemen warga turun ke lokasi di kawasan jalan Bawal /Kenanga Lingkungan XIX. Di lokasi pertama, warga menemukan 2 unit mesin Dingdong. Sedangkan di lokasi kedua yang berada dalam gang sempit tertutup dan digembok dengan rantai, sempat menyulitkan warga.
Kaum ibu dan anak anak ikut membantu membuka paksa rantai gembok. Disini warga menemukan 6 unit mesin Dingdong. Selanjutnya, kedelapan mesin judi tersebut dikumpulkan di musolla kenanga untuk dimusnahkan.
Usai melakukan pemusnahan mesin judi, Ustad Al Fakir Muhammad Nabawi yang merupakan tokoh agama disana memberikan tausiah. "Kami sayang sama warga Belawan. Kami mau semua beribadah sama Allah, sekarang hancur kampung kita karena judi dan maksiat. Saya mohon jangan ada lagi, judi maksiat dan perang,"sebut Ustad Nabawi.
Selanjutnya, Ustad Nabawi yang merupakan warga asli pajak baru, mengingatkan kalangan pejabat dari pemerintah mulai dari Kepling, TNI, Polri untuk tidak tutup mata dengan praktik maksiat yang melanggar hukum.
"Jangan sampai kita di azab, kita ini dekat dengan laut. Saya berharap agar kampung kita ini bisa bagus, dan beriman kepada Allah SWT. Apabila ada kata kata yang salah mohon maaf,"tegas Ustad Nabawi .
Untuk kedepannya, tambah warga lainnya, seluruh warga sepakat untuk menghentikan segala bentuk perjudian dalam bentuk apapun. "Kami gak ingin moral generasi muda rusak gara gara judi. Sebab judi menyebabkan narkoba meningkat dan angka kriminalitas pun bisa meningkat ditengah tengah kampung kami ini. Kami ingin kampung kami ini bersih dari semua bentuk perjudian,"tegas warga disana. (Binsar)







Tidak ada komentar