Batu Bara | suaraburuhnasional.com - Badan Metreologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dalam kurun waktu akhir bulan Juli ini ak...
Batu Bara | suaraburuhnasional.com - Badan Metreologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dalam kurun waktu akhir bulan Juli ini akan terjadi angin kencang disertai guntur serta hujan lebat yang akan terjadi di beberapa titik wilayah Kab. Batu Bara.
Seperti yang terjadi Jumat (23/7) kemarin di Desa Benteng Kecamatan Sei Balai Kab. Batu Bara ada sebanyak 17 rumah hancur diterjang puting beliung yang rata rata atap seng terbang, juga ada beberapa rumah yang rusak parah disebabkan rumah terbuat dari kayu namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH bersama Bhayangkari cabang Kabupayen Batu Bara yang dipimpin langsung Dr. Henny Ikhwan serta segenap pengurus Cabang Bhayangkari Kab. Batu Bara memberikan bantuan sosial berupa sembako dan tali asih untuk mengurangi beban para warga yang tertimpa bencana angin puting beliung. Senin (26/7/2021) pagi.
Ketua Bhayangkari Cabang Kab. Batu Bara Dr Henny Ikhwan menjelaskan,"di situasi saat seperti ini, kita harus terus peduli kepada masyarakat, apalagi bencana seperti ini, untuk menambah semangat juga perhatian kita, Bhayangkari haruslah benar benar memberikan perhatian khusus, sebagai istri dari personel Kepolisian kita juga harus mendukung penuh tugas suami kita, dimana harus juga bisa melayani dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat.
Disela-sela kegiatanya Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH yang didampingi para pejabat utamanya menjelaskan,"kita ketahui akhir akhir ini memang cuaca di Kab Batu Bara sangat ekstrim tak tau penyebabnya, setelah banjir kiriman melanda beberapa desa, kali ini angin puting beliung menghantam desa yang sama, yakni Desa Talawi. Saya harapkan kita bisa mengintropeksi diri dari kejadian kejadian yang telah menimpa kita, agar bisa berbuat lebih baik dari mulai dini.
Lanjutnya,"bersama perangkat desa juga KSJ yang ada di wilayah Desa Benteng ini melakukan bakti sosial dan mengajak para pemerintah untuk peduli kepada mereka yang membutuhkan dan warga yang tertimpah bencana seperti kali ini, kita juga harus waspada terhadap situasi sekarang dengan cuaca yang tak menentu.
Warga desa yang terkena bencana angin puting beliung Jumiati (49) di Desa Benteng sedikit menambahkan kisah terjadinya angin kencang tersebut berawal saat cuaca tiba tiba mendung dan seperti mau hujan dan ada angin kencang yang mengarah ke kanan dan ke kiri dan dalam hitungan detik angin mengangkat atap rumah kami hingga terbongkar menimpa rumah tetangga juga isi rumah berantakan, kain kain beterbangan ke atas.
Kami bingung tidak sempat melarikan diri hanya bertahan di bawah tempat tidur, kejadian hanya berlangsung 10 menit saja dan setelah perlahan berhenti kami melihat semua rumah pada berantakan,”tutur Jumiati kepada awak media. (Nelson Srg/Bm)










Tidak ada komentar